fbpx

Menyusun Rencana Karir, Cek 4 Tahapan Ini Yuk!

Rencana Karir

Rencana karir merupakan suatu bentuk perencanaan yang disusun oleh seorang individu mengenai proses kenaikan pangkat atau jabatan sesuai dengan persyaratan dan kemampuannya. Melalui proses perencanaan karir, setiap individu mengevaluasi kemampuan, minat, dan bakatnya masing-masing, kemudian mempertimbangkan kesempatan alternatif karir yang sesuai, menyusun tujuan karir, dan kemudian merencanakan pengembangan dalam karir tersebut.

Perencanaan karir biasanya terfokus pada prosedur untuk membantu individu memahami diri dari segi potensi dan kemampuannya. Prosedur tersebut membantu individu untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan dalam dirinya, dan mendorong individu untuk mengerahkan kekuatan dan mengoreksi kelemahan yang dimiliki. Perencanaan karir ini juga terfokus pada keinginan, hasrat, dan keahlian individu tersebut.

Rencana karir dibutuhkan saat kamu ingin melamar pekerjaan. Perencanaan karir ini akan membuat lamaran pekerjaan kamu menjadi lebih terarah. Melalui perencanaan karir ini, kamu akan terbantu dalam memilih pekerjaan apa saja yang sebaiknya kamu kejar, sehingga kamu bisa terhindar dari kebiasaan berpindah kerja dengan sembarangan.

Berikut ini adalah tahapan yang perlu kamu perhatikan dalam menyusun perencanaan karir kamu:

Menilai dan Mengenal Potensi Diri

Kamu bisa memulai rencana karirmu dengan menilai dan mengenal potensi dalam diri. Kamu perlu mengenal minat, tipe kepribadian, dan bakatmu, kemudian menyesuaikannya dengan lingkungan kerja yang kamu inginkan. Mengetahui minat dan bakat yang dimiliki, dan mengetahui kelebihan serta kekurangan diri akan mempermudah kamu dalam mengenali kesempatan, peluang, kendala, pilihan, serta posisi yang cocok untuk dimasukkan dalam perencanaan karir yang disusun.

Membuat Daftar Kemampuan / Skill yang Dimiliki

Tahapan berikutnya yang perlu kamu persiapkan dalam perencanaan karir adalah menyusun daftar kemampuan atau skill yang kamu miliki. Membuat daftar kemampuan / skill ini bertujuan untuk mengetahui apakah kamu memenuhi syarat untuk menjalani pilihan karir yang kamu inginkan untuk dikerjakan dan dipelajari. Kamu perlu membuat daftar hard skill dan soft skill yang kamu miliki kemudian juga membuat daftar hard skill dan soft skill yang mampu kamu pelajari untuk meningkatkan kemampuan kerja.

Mengeksplorasi Pilihan Karir

Kamu perlu menjabarkan dan mengeksplorasi apa saja pilihan karir yang sekiranya sesuai dengan skill dan minat yang kamu miliki. Misalkan kamu memiliki minat, bakat, dan skill di bidang desain. Kamu bisa mengeksplorasi pilihan karir di bidang industri kreatif bagian desain.

Namun, kadang kala seseorang ragu untuk menentukan pilihan karirnya, walau sebenarnya dia memiliki skill dan bakat dalam bidang tersebut. Kamu bisa mulai mengeksplor terlebih dahulu pekerjaan tersebut sebagai pegawai magang atau part time. Tentu saja kamu tetap harus serius dalam melamar pekerjaan meskipun hanya berawal dari magang. Karena tidak jarang, perusahaan-perusahaan kemudian mengangkat pegawai magang menjadi karyawan tetap jika hasil kerjanya bagus dan sesuai.

Jika kamu cocok dengan pekerjaan tersebut, tentu saja peluang untuk menjadi pegawai tetap akan sangat menguntungkan. Namun jika ternyata kamu belum cocok dengan pekerjaan tersebut, kamu bisa menjadikannnya sebagai pengalaman berharga.

Mementukan Tujuan yang Ingin Diraih

Tahapan rencana karir yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah tujuan dan tingkatan yang ingin kamu raih. Kamu perlu tahu posisi apa yang akan menjadi tujuan akhirmu supaya bisa menentukan jalan yang harus kamu tempuh.

Kamu bisa memetakan tujuan kamu seperti ini, semisal kamu bekerja sebagai social media spesialis selama 2-3 tahun, maka di tahun ke-4 kamu bisa menargetkan mendapatkan posisi sebagai social media manager, kemudian di tahun ke-6 kamu bisa menargetkan posisi sebagai social media lead, dan seterusnya.

Rencana karir yang kamu susun akan lebih bagus jika dijalankan. Hal yang paling penting setelah menyusun perencanaan karir kamu adalah mengeksekusinya atau menjalankannya. Sambil mengeksekusi rencana yang kamu susun, kamu bisa mengevaluasi rencana tersebut secara berkala, menyesuaikan kembali rencana yang telah kamu susun tersebut dengan kenyataan di lapangan.

Evaluasi pada diri sendiri itu juga penting, untuk mengetahui apakah yang telah kamu lakukan bisa mendukung persiapan karir kamu lebih baik ke depannya. Itulah tahapan yang perlu kamu lakukan dalam menyusun rencana karir kamu.

Baca lebih banyak artikel tentang informasi dan tips pengembangan karier lainnya, yuk. Jangan lupa follow juga akun Instagram @acreative.id untuk mendapatkan informasi untuk meningkatkan usaha kamu dan @acreative.course untuk mengembangkan karir kamu sebagai digital marketer!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest

Need full marketing services Assistance?

Try our Digital Marketing Subscription Package

Subscribe weekly news

Get IDR 100.0000 discount just by subscribing to our newsletter

Testimonials

Do you Need Digital marketing services Assistance?

Try our Digital Marketing Subscription Package

Special Promotion Start
From IDR 1500K

For all packages: Social Media Marketing, Search Engine Marketing, SEO & Online Advertising. Get your Rp 1.000.000 cashback here:

Promotion valid until 31 May 2022

We love writing great content and sharing industry insights. To get a copy of our research on latest trends, follow our social media and subscribe our newsletter.