fbpx
Get the Consultation and Business Ideas
for FREE!

Project S TikTok: Ini Bedanya dengan TikTok Shop

Project S TikTok

Dinamika dunia digital terus berubah secara cepat, sosial media bukan lagi sekadar alat untuk bersosialisasi atau mempromosikan bisnis, melainkan telah menjadi kekuatan utama dalam penjualan online. Salah satu contohnya adalah TikTok yang saat ini sedang mengembangkan Project S TikTok.

Setelah sukses menguasai pasar video singkat dan mengintegrasikan elemen e-commerce dalam sosial media, TikTok kini mengambil langkah besar dengan Project S. Mari kita eksplorasi lebih dalam apa sebenarnya Project S? Apa yang membuatnya berbeda dari TikTok Shop? Dan apa yang membuatnya menuai kontroversi.

Apa itu Project S TikTok?

Project S TikTok adalah inisiatif ekspansi ritel online yang dilakukan oleh perusahaan induk TikTok, ByteDance. Proyek ini melibatkan produksi produk secara langsung tanpa melibatkan pengguna. Inisiatif ini dirancang untuk memanfaatkan basis pengguna TikTok dengan menawarkan produk-produk yang diiklankan kepada pengguna TikTok.

Barang-barang yang diiklankan dalam proyek ini akan dikirim langsung dari China. Penjualan produk ditangani oleh perusahaan yang terdaftar di Singapura yang dimiliki oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok yang berbasis di Beijing.

Project S TikTok Bedanya dengan TikTok Shop
Unsplash

Apa Perbedaan Project S TikTok dengan TikTok Shop?

Meskipun Project S TikTok dan TikTok Shop sama-sama menggabungkan elemen-elemen sosial media dan e-commerce, keduanya memiliki pendekatan dan model bisnis yang sangat berbeda. Berikut beberapa perbedaan kunci antara keduanya:

Pemilik Produk

Project S TikTok fokus pada penjualan produk-produk yang diproduksi secara eksklusif oleh TikTok atau perusahaan induknya, ByteDance. Ini berarti produk-produk yang dijual dalam Proyek S TikTok adalah produk yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Di sisi lain TikTok Shop, memungkinkan pengguna biasa, kreator, dan pedagang kecil, untuk menjual produk mereka sendiri melalui platform TikTok. Mereka memanfaatkan platform ini untuk memperluas jangkauan bisnis.

Sistem Pembagian Keuntungan

Dalam TikTok Shop, penjual produk mendapatkan sebagian atau seluruh hasil penjualan produk yang mereka jual. Ini adalah model bisnis yang mirip dengan marketplace. Sementara pada Project S TikTok, karena memproduksi dan mendistribusikan produk sendiri, maka seluruh pendapatan akan mengalir ke perusahaan induk TikTok (ByteDance).

Keterlibatan Pengguna

TikTok Shop melibatkan pengguna aktif dalam menjual produk mereka sendiri di dalam platform TikTok, sehingga memberi peluang bagi kreator dan pedagang kecil untuk memanfaatkan basis pengguna TikTok yang besar.

Sedangkan Proyek S TikTok di kontrol penuh oleh TikTok, dimana produk-produk yang diproduksi oleh perusahaan ditawarkan kepada pengguna TikTok sebagai bagian dari inisiatif ekspansi.

Mengapa Project S Menuai Kontroversi?

Ketika TikTok memasuki pasar dengan produk-produk mereka sendiri, dikhawatirkan akan terjadi monopoli dan menciptakan ketidakseimbangan dalam persaingan. UMKM dan penjual lokal melalui TikTok Shop mungkin akan sulit bersaing karena keterbatasan sumber daya dan kemampuan pemasaran.

Jika TikTok mengambil pangsa pasar yang signifikan tanpa memberikan peluang kepada penjual lokal, ini dapat berdampak negatif pada ekosistem bisnis lokal. Penjual lokal mungkin mengalami penurunan penjualan atau kesulitan untuk bersaing.

Dalam dunia digital yang terus berubah, inovasi dan adaptasi akan terus menjadi kunci untuk perkembangan dan keberlanjutan bisnis. Simak terus perkembangan dunia digital melalui a-creative.id atau @acreative.id di Instagram.

Need full marketing services Assistance?

Try our Digital Marketing Subscription Package

Subscribe weekly news

Get IDR 100.0000 discount just by subscribing to our newsletter

HTTP vs HTTPS

HTTP VS HTTPS, Apa Bedanya?

Setiap kali Anda mengunjungi sebuah website, tahukah jika sebenarnya Anda mengirimkan informasi ke server situs tersebut? Protokol yang digunakan dalam proses ini dapat mempengaruhi seberapa

Read More »
Testimonials

Do you Need Digital marketing services Assistance?

Try our Digital Marketing Consultation For Free or Get Cashback!

We love writing great content and sharing industry insights. To get a copy of our research on latest trends, follow our social media and subscribe our newsletter.

Special Promotion Start From IDR 1500K

For all packages: Social Media Marketing, Search Engine Marketing, SEO & Online Advertising