Di dunia yang serba cepat saat ini, setiap bisnis dituntut untuk menggunakan data sebagai bagian pokok dari pengambilan keputusan. Pemanfaatan data seperti ini biasa disebut sebagai data driven. Nah, disini kita akan membahas pengertian data driven secara lebih dalam.
Penggunaan data driven dapat membantu bisnis sukses dalam menggapai target audience-nya. Sebab, data driven mampu membantu sebuah bisnis memenuhi ekspektasi dan permintaan para konsumen secara tepat melalui pengolahan sebuah data.
Pengertian Data Driven
Data driven adalah sebuah proses pemanfaatan data sebagai dasar dalam melakukan sebuah pekerjaan. Keputusan yang diambil berdasarkan data driven akan membantu sebuah pekerjaan dalam memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan atas dasar data-data yang diambil dari masa lalu.
Data akan dikumpulkan lalu dianalisis untuk kemudian diambil wawasan dari informasi yang terkumpul sebagai dasar dibuatnya sebuah keputusan. Prosesnya lebih objektif dan dapat dievaluasi dengan cepat sesuai dengan data yang telah diolah.
Manfaat Data Driven
Pendekatan yang dilakukan dengan data driven akan meminimalisir kesalahan intuisi atau kesalahan asumsi yang terpengaruh oleh bias karena tak memiliki dasar yang jelas. Selain menghindari kesalahan tersebut manfaat yang bisa diambil dari pendekatan ini antara lain :
Menghasilkan Transparansi dan Akuntabilitas
Salah satu manfaat utama dari data driven adalah peningkatan transparansi dan akuntabilitas sebuah bisnis. Data yang objektif membuat organisasi menjadi akuntabel agar bisa mengelola datanya dengan baik.
Pengambilan Keputusan
Seperti pengertian data driven yang telah dibahas, sebuah data mampu menjadi acuan dalam pengambilan keputusan. Melalui sebuah proses pengolahan, sebuah data akan mampu menampilkan berbagai kemungkinan terkait dengan bisnis tertentu.
Memaksimalkan Pemasaran
Dengan pengolahan data, sebuah bisnis dapat mengetahui apa yang menjadi keinginan dari audiens. Misalnya, sebuah bisnis dapat mengetahui bentuk pemasaran yang efektif melalui data yang didapat dari perilaku konsumen.
Cara Kerja Data Driven
Dari penjelasan diatas diketahui bahwa data driven akan menyebabkan perubahan positif bagi sebuah bisnis. Keuntungan meningkat, inefisiensi menurun, dan bisnis terhubung lebih baik dengan audiens target mereka.
Pada dasarnya, cara kerja data driven harus melalui lima langkah sebagai berikut :
Menentukan Tujuan
Pertama-tama tujuan yang spesifik dan terukur harus ditentukan. Hal ini adalah alasan mengapa sebuah bisnis menerapkan pendekatan data driven, juga untuk memilah sumber data ketika berada dalam tahap pengumpulan data.
Mengumpulkan Data Yang Relevan
Sebelum proses pengumpulan, pertama sebuah bisnis harus menentukan tempat menggali data. Mengaajukan pertanyaan yang tepat akan membantu mendapatkan informasi yang paling relevan.
Memvisualisasikan Dan Menganalisis Data
Data yang telah terkumpul kemudian diivisualisasikan untuk memudahkan proses analisis. Proses analisis harus dilakukan secara tepat dan akurat untuk menghasilkan sebuah wawasan yang bernilai bagi sebuah bisnis.
Mengembangkan Dan Menerapkan Strategi
Wawasan utama yang diperoleh akan menjadi fokus dari sebuah bisnis dalam menentukan arah strategi bisnis. Strategi yang telah diterapkan akan kembali menghasilkan sebuah data yang dapat digunakan untuk menganalisis hasil dan mengukur tingkat keberhasilan. Dengan demikian, strategi akan terus berkembang ke arah yang lebih baik.
baca juga : Contoh Data Driven Marketing, Ini Penerapannya
Jadi, sesuai pengertian data driven yang merupakan sebuah proses pemanfaatan data sebagai dasar dalam melakukan pekerjaan tertentu, maka data driven merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah bisnis, khususnya dalam hal pengambilan keputusan. Untuk bantuan dalam pemasaran digital, A-Creative menawarkan layanan digital marketing dengan harga bersahabat.